TNI AL - Puspenerbal (31/08/2026)
Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) terus bergerak cepat memastikan distribusi bantuan kemanusiaan menjangkau seluruh daerah terdampak pasca gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa pekan silam. Melalui kekuatan udara terbaiknya, Helikopter AS565 MBe Panther milik Skuadron 100 Wing Udara 2 Puspenerbal diterjunkan langsung untuk menembus keterisolasian dan menyalurkan pasokan logistik ke wilayah Sikka, NTT. (28/8).
Aksi tanggap darurat ini dipiloti oleh Kapten Laut (P) Riffan bersama Lettu Laut (P) Marfi, menggunakan Helikopter Panther yang dibekali kelincahan serta keandalan tinggi, tim udara Puspenerbal berhasil mendarat di titik-titik krusial yang sulit dijangkau melalui jalur darat guna membagikan kebutuhan pokok, paket sembako, hingga perlengkapan medis bagi masyarakat setempat.
Komandan Puspenerbal, Laksda TNI Bayu Alisyahbana, menegaskan bahwa kehadiran unsur udara TNI AL merupakan wujud nyata komitmen negara dalam menangani situasi darurat bencana. Seluruh jajaran prajurit Puspenerbal diinstruksikan untuk selalu siap siaga merespons kebutuhan masyarakat di mana pun berada. Misi kemanusiaan di kabupaten Sikka menjadi bukti konkret keberadaan TNI Angkatan Laut yang senantiasa hadir dan membawa manfaat langsung bagi warga terdampak musibah.
Senada dengan hal tersebut, Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Oscar Johanes Novie, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kru udara yang bertugas di lapangan. Kesiapsiagaan Alutsista serta profesionalisme para penerbang Skuadron 100 menjadi kunci utama keberhasilan misi pengiriman bantuan ini. Medan sulit pasca-gempa tidak memadamkan semangat jajaran Wing Udara 2 untuk terus menyalurkan bantuan secara masif, aman, dan tepat sasaran.
Pengiriman logistik via udara ini dipastikan terus berlanjut guna mendukung percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah kabupaten Sikka maupun titik terdampak lainnya di NTT. Puspenerbal berkomitmen memobilisasi seluruh potensi yang dimiliki sampai situasi di daerah bencana benar-benar pulih dan kembali kondusif.






0 Komentar