BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE "NKRI NEWS"

Puspenerbal Gembleng Penerbang Matra Darat dan Udara Kuasai SBO, Matangkan Kesiapan Sambut KRI Gajah Mada

 









TNI AL - Puspenerbal (31/08/2026)

TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengambil peran strategis sebagai instruktur utama sekaligus tuan rumah dalam Latihan Terintegrasi Ship Board Operation (SBO) bagi para penerbang helikopter TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan TNI Angkatan Darat (TNI AD) yang digelar langsung di Wing Udara 2 Puspenerbal. Latihan intensif yang berlangsung selama tiga hari, pada 24 hingga 26 Agustus 2026, ini dipusatkan di Delta Apron Lanudal Juanda dan di atas geladak KRI Makassar (590) di perairan Surabaya. Inisiatif ini menempatkan para instruktur penerbang TNI AL sebagai ujung tombak dalam mentransfer keahlian operasi penerbangan maritim kepada matra lainnya.

Proses pelatihan dirancang secara komprehensif oleh jajaran instruktur penerbang TNI AL. Sebelum melaksanakan praktik di tengah laut, seluruh penerbang matra darat dan udara wajib mengikuti pembekalan klasikal, ground school, serta simulasi menggunakan fasilitas helideck simulator di Lanudal Juanda guna memahami prosedur, teknik, dan standar keselamatan maritim yang ketat. Setelah tahapan darat dikuasai, para peserta, termasuk armada helikopter NAS-332 Super Puma dari Skadron Udara 6 TNI AU dan Bell412 dari Skadron 11 Puspenerbad, mempraktikkan langsung teknik take off dan landing di atas KRI Makassar (590).

Komandan Puspenerbal, Laksda TNI Bayu Alisyahbana, menegaskan bahwa peningkatan interoperabilitas lintas matra ini merupakan langkah krusial dalam menyambut kedatangan KRI Gajah Mada, kapal induk helikopter yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi dan saat ini tengah berlayar menuju Indonesia. Beliau menyatakan bahwa sebagai poros kekuatan maritim, TNI AL bangga dapat membina rekan-rekan matra darat dan udara dalam operasi helikopter berbasis kapal. Latihan ini menjadi fondasi mutlak yang diperlukan ketika TNI kelak mengoperasikan KRI Gajah Mada sebagai pusat komando operasi udara gabungan di laut

Dari sisi kesiapan infrastruktur dan fasilitas latihan, Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Oscar Johanes Novie, menyoroti pentingnya sinkronisasi antara pangkalan darat dan laut. Beliau menjelaskan bahwa fasilitas Delta Apron Lanudal Juanda yang dipadukan dengan KRI Makassar memberikan lingkungan simulasi dan realita paling akurat. Jajaran instruktur dari Wing Udara 2 memastikan bahwa seluruh teknik pendaratan maritim ditransfer secara menyeluruh tanpa mengesampingkan aspek keselamatan terbang.

Terkait pelaksanaan teknis di lapangan, Komandan Skuadron Udara 400 Wing Udara 2 Puspenerbal, Letkol Laut (P) R. Fetaro, mengapresiasi kemampuan adaptasi para peserta latihan. Beliau mengungkapkan bahwa mendaratkan helikopter di geladak kapal perang yang terus bergerak serta terpengaruh dinamika angin laut memiliki tingkat kesulitan dan risiko yang sangat tinggi. Para penerbang TNI AU dan TNI AD dinilai menunjukkan progres yang luar biasa dalam menyerap ilmu dari para instruktur TNI AL, yang secara langsung membuktikan tingginya kesiapan mereka dalam menghadapi tuntutan operasi gabungan di masa mendatang.

Posting Komentar

0 Komentar